Fathor Rahman MD

hidup yang tak dipertaruhkan, tak akan dimenangkan

Hati-hati dengan Smartphone

Keinginanku sederhana sewaktu hendak memulai tulisan ini. Aku ini menulis. Keinginan itu didorong dua alasan. Pertama, aku merasa sudah cukup lama tidak menulis, baik menulis artikel untuk koran atau menulis reportase untuk majalah di tempat saya menjadi relawan. Alasan kedua, blog saya ini seperti perlu diupdate, setidaknya untuk mengabarkan bahwa sang empunya masih hidup. Tapi jujur saja, ketika hendak memulai tulisan ini, tidak terlintas konsep apapun, saya menulis dengan mengalir saja. Karena konsep dasarnya mengalir saja, tulisan ini tidak lebih dari sekedar curahan perasaan belaka.

Belakangan, saya merasa hidup terlampau tak terkontrol, kedisiplinan saya sangat buruk. Waktu-waktu saya kerap habis karena hal-hal yang kurang produktif. Itu bermula semenjak saya memiliki mainan baru berupa Blackberry. Jam-jam produktifku banyak disita oleh barang baru itu. Aku mulai menyadarinya ketika ingat, ada banyak hal yang tertunda dari pekerjaan penting yang semestinya saya kerjakan. Selama ini, meski pacar saya selalu menegur, “kalau lagi ketemu HPnya disimpen dulu dong”, aku tak pernah mengubrisnya. Untungnya pacarku memiliki kesabaran yang tangguh menghadapi saya, maafkan aku sayang.

Apa yang saya alami belakangan ini adalah kenyataan, bahwa saya semakin terasing dari kedisiplinan hidup. Saya terlempar dalam hidup yang main-main. Semoga itu tidak terjadi dengan Anda!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juni 6, 2013 by in Uncategorized and tagged , , , .
%d blogger menyukai ini: